Ketika Allah Telah Memilihmu - FKDI Indonesia

Thursday, September 14, 2017

Ketika Allah Telah Memilihmu

ilustrasi dari google

Hari/Tanggal : Sabtu, 02 September 2017
Narasumber : Ustadz Freddy Setya

Ketika Allah Telah Memilihmu

Saya mau bertanya, pernahkah disini yang merasakan gundah ketika mulai akhir pekan?

Atau akhir pekan semakin bersyukur bisa libur dan jalan2 serta main petak umpet bareng teman di kampung?

Atau mungkin merasa sedih dan sepi ketika mendengar kata malam minggu?

Atau bahkan ketika akhir pekan mulia ada rasa kepada yang jauh disana, melamun dan berpikir, "Dia sedang apa yah?", " Dia lagi rindu juga ndak yah?"..... (Dan kalimat tanya yang entah dari mana datangnya tiba2 memenuhi isi kepala)

Nah, sholihah jangan khawatir dan segeralah ubah posisimu sekarang, dari tiduran bangunlah, dari memandang jauh alihkan sejenak, dari termenung ubahlah tanganmu, dari sedih ubahlah jadi senyum-senyum

Saya sedikit cerita saja yah, dari beberapa kondisi saat ini yang mungkin sedang dilanda asmara...

Sholihah, janganlah kawatir dengan siapa nanti pasanganmu yah...

Mengapa?

Karena yakinlah coba sekarang bila ada cermin, di kamar cobalah tengok sejenak, bila tidak ada bayangkan saja.

Dirimu 5-10 tahun mendatang ingin menjadi pribadi seperti apa?

Bila kamu bisa membayangkan dirimu seperti apa kedepan, apakah kamu masih ragu dengan pasanganmu yang akan dihadirkan untukmu?

Tentulah tidak, karena pasanganmu adalah pelengkapmu bukan hanya cerminanmu. Bila cerminanmu saja maka tidak mungkin kamu menyukai pasanganmu seperti layaknya dirimu, bukan?

Oleh karena itu, Karena Allah Telah Memilihmu untuk siapa dan bagaimana jodohmu kelak.

Banyak dari remaja saat ini mereka merasa bimbang bagaimana yah pasangan hidupku kelak?

Sedangkan saya masih seperti ini?

Atau sepertinya dia ini cocok dampingi saya nih, ya sudah saya dekati saja karena mungkin karena bayangan jodohnya seperti itu. Namun, perlu diketahui bahwa cinta dan jodoh itu berbeda.

Cinta hadir karena interaksi yang sering dan keterhubungan batin yang tak disadari. Misalkan saat dalam organisasi nih, wah dia cowok yang ku taksir baru saja lewat depan ku.

Wah dia kok tahu yah, saya suka kalo lihat cwok pakai itu.

Dan lain sebagainya.

Hingga muncullah rasa yang tanpa sengaja hadir dalam pandangan mata turun ke hati.

Yang kemudian jadi semangat organisasi hingga akhirnya dekat dan kayaknya sudah sehati.

Sholihah, berhati-hatilah dengan hal ini, karena terkadang sungguh manis rasa bermain, dia mampu berbolak balik karena bisik dan rayuan.

Mungkin bagi hati yang tak tangguh muda terlena oleh cinta, maka rasa pun berkuasa hingga menaruh hati jatuh mencinta.

Berharap dalam doa dengan sebut namanya pun jadi sering terlantun.

Berharap dialah jodohku, dialah lelaki impianku yang mampu jadi imamku kelak.

Hingga waktu Pun berlalu dia pun yang dicinta pergi dan entah kemana bahkan ada yang sedih hati merana.

Sholihah yang dirahmati Allah, tenangkan dirimu, kuatkan dirimu bahwa yang kamu cintai mungkin akan pergi karena jodoh dia tahu kepada siapa pemilik hati sejati.

Yang pergi mungkin teman pendampingmu yang kamu cintai, tetapi bukan yang hidup mendampingimu sampai ke surga nanti.

Karena itu, sholihah percayalah bahwa Allah telah siapkan dan pasangan terbaikmu.

Bukan hanya yang kamu inginkan saja, terkadang keinginan bukan jadi kebutuhanmu. Sebab Allah tahu apa kebutuhan hambaNya.

 "Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, namun itu tidak baik bagimu,Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahuinya." (Al-Baqarah: 216)

Maka, bagaimana caranya bila kita ingin tetap menjaga hati dan tetap istiqomah dalam memperbaiki diri untuk jodoh kita?

Mungkin kamu boleh memilih, namun Allah telah memilihkannya untukmu.

Cukuplah perbaiki niat diri, dan menjaga hati.

Menjaga hati pun tak mudah, karena godaan pun semakin kuat menjaga hati semakin kuat pula godaan tuk goyahkan hati, bukan?

Maka, ingatlah ini wahai sholihah yang dicemburui bidadari.

Allah SWT berfirman:

وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَـنَا  مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

"Dan orang-orang yang berkata, Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 74)

Maka, jadikanlah diri teduh diantara mereka yang patuh, ikhlaskanlah diri mengabdi diantara mereka yang tak berharap balas.

InsyaAllah, dengan kita aktif dengan kegiatan positif dan juga perbanyak dzikir insyaAllah akan menjadi yang demikian.

Semoga bermanfaat dan hapuslah luka diri karena sakit hati ditinggal pergi. Sebab dia pergi membawa separuh hati, namun dia (jodoh) yang akan jadi pelengkap hati seumur hayat nanti.

Niatkan dalam hati untuk tetap teguh dan tabah sampai akhir. Karena Allah telah memilihmu, memilihmu untuk pasangan yang mendekatkanmu pada illahi.

#Kajian Remaja Islamiyah

No comments:

Post a Comment