Dari Sinilah Hijrahku - FKDI Indonesia

Friday, June 2, 2017

Dari Sinilah Hijrahku



Edisi        : Jum'at, 2 Mei 2017
Pemateri : Ustadz Freddy Setya
Tema    : Dari Sinilah Hijrahku


Alhamdulillah kita sudah memasuki minggu pertama dalam bulan Ramadhan kita. Namun, apakah kita sudah mengambil hikmah dari momentum kali ini?

Ada kalanya seseorang masuk bulan Ramadhan dia menjadikan bahan renungan jiwa untuk senantiasa bermuhasabah dalam memperbaiki diri.

Ada pula yang mereka hanya menjalankan puasa karena rutinitas tanpa memaknai setiap aktifitas yang dilakukan sebagai ibadah untuk menjadikan diri menghamba kepadaNya.

Pertanyaan untuk diri saya dan juga kalian, apakah kita sudah melakukan pemaknaan dalam puasa selama bulan Ramadhan ini?

Apakah kita masih tinggi meninggi karena sikap dan perilaku yang menjadi kebiasaan?

Bukankah Allah Swt mengabarkan bahwa ujung dari puasa Ramadhan adalah membentuk diri menjadi diri yang punya level tertinggi, yakni level ketaqwaan yang semakin teguh dan tinggi.

Lantas, masihkah kita hanya menjalankan puasa Ramadhan tanpa melakukan Move On dan Up?
Apa saja langkah dalam melakukan Move on dan Up

Ada 1 tools yang bisa digunakan, dan sering sekalian kadang seseorang bingung memulai dari mana, bukan?

Ini langkah untuk bisa Move On dan Up, yakni:

S adalah Spiritual, M adalah Mind (Pikiran), B adalah Body (Fisik),  dan L adalah Linguistics.
Pembentukan atau outcome yang ingin dicapai harus melingkupi bagan diatas. Mulai dari misalkan membaca alquran semakin meningkat, ketika meningkat (S) begitu pula harus meningkat pula ketiga aspek yang mengelilingnya. Contohnya dengan bacaan semakin rutin maka otomatis seharusnya mempengaruhi (L) yakni tutur bahasa yang semakin lembut kepada orang yang lebih tua dari kita, terlebih orang tua dan akan mempengaruhi (B) sikap dan perilaku yang lebih sopan dan santun, bukan?

Dari situlah inti dari mengapa kita perlu membuat outcome yang tepat sehingga akan tetap menjadi program yang terinstal dalam diri hingga datanganya bulan ramadhan berikutnya, bagaimana caranya? :

F - Fokus pada Outcome
R - Realitas (kondisi sekarang saya seperti apa sih?)
E - Elaborate Options (Buatlah langkah kecilnya dari tujuan yang besar)
D - Delete (Buang atau tinggalkan yang tidak mengarah pada outcome)
D - Do (Bila sudah terpilah maka lakukan dengan suka cita)
Y - Yes (Kamu akan tahu hasilnya, bagaimana indahnya sebuah keistiqomahan)

Jadi, Tipsnya adalah FREDDY diingat-ingat dan diterapkan dengan baik.

No comments:

Post a Comment