GHULUL - FKDI Indonesia

Thursday, May 25, 2017

GHULUL

Ilustrasi dari Google


 بسم اللّه الرّحمن الرّحيم 
السّلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته 
                                                                                                                                                                                                                                                         
Pemateri : Ust Abu Thalha
Rabu, 24 Mei 2017


GHULUL

QS An-Nisa' 4:29 Allah berfirman:

يا أيها الذين آمنوا لا تأكلوا أموالكم بينكم بالباطل إلا أن تكون تجارة عن تراض منكم


Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang
batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu.
QS Al-Maidah :42 

Allah berfirman: 

سماعون للكذب أكّالون للسحت

Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram
Menurut Ibnu Mas'ud dan Ali bin Abi Thalib, makna  suht adalah suap.
QS Al-Maidah :2

تعاونوا على البر والتقوى , ولا تعاونوا على الإثم والعدوان


Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-
menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.

Korupsi juga berasal dari kata al-ghulul. Menurut ibnu katsir kata al-ghulul pada asalnya bermakna khianat dalam urusan rampasan perang, mencuri dan lain sebagainya. Kemudian digunakan untuk setiap perbuatan khianat dalam urusan secara sembunyi-sembunyi. Jadi kata ghulul digunakan untuk setiap pengambilan harta oleh seseorang secara khianat atau tidak dibenarkan dalam tugas yang diamanahkan kepadanya (tanpa seizin pemimpinnya atau orang yang menugaskannya).
Ancaman Allah bagi orang yg khianat/koruptor
QS. An-Nisa : 107

وَلَا تُجَٰدِلْ عَنِ ٱلَّذِينَ يَخْتَانُونَ أَنفُسَهُمْ إِنَّ ٱللَّهَ لَايُحِبُّ مَن كَانَ خَوَّانًا أَثِيمًا


Dan janganlah kamu berdebat untuk (membela) orang-orang yang mengkhianati dirinya. Sungguh
Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat dan bergelimang dosa,
QS. An-Nisa : 108

يَسْتَخْفُونَ مِنَ ٱلنَّاسِ وَلَا يَسْتَخْفُونَ مِنَ ٱللَّهِ وَهُوَمَعَهُمْ إِذْ يُبَيِّتُونَ مَا لَا يَرْضَىٰ مِنَ ٱلْقَوْلِ وَكَانَ ٱللَّهُبِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطًا


mereka dapat bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak dapat bersembunyi dari Allah, karena
Allah beserta mereka, ketika pada suatu malam mereka menetapkan keputusan rahasia yang tidak
diridai-Nya. Dan Allah Ma-ha Meliputi terhadap apa yang mereka kerjakan.


No comments:

Post a Comment