MENGENAL JIN IBLIS DAN SYAITAN PART 2 - FKDI Indonesia

Thursday, February 23, 2017

MENGENAL JIN IBLIS DAN SYAITAN PART 2


MENGENAL JIN IBLIS DAN SYAITAN PART 2

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمْ

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ


—  Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya.Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. (Al A’raf 27)

—  Fatwa Imam Syafii : “barangsiapa mengklaim bahwa dirinya dapat melihat jin, maka kami menganggap syahadatnya/kesaksiannya batal, kecuali jika dia seorang nabi.” (yakni melihat jin dalam bentuk aslinya). (Ahkamul Quran)

—  Ada 6 jenis orang yg bisa melihat penampakan Jin.
1. Nabi dan Rosul (dapat melihat bentuk asli jin)
2. Orang yg dikehendaki JIN dengan izin Allah untuk melihat dirinya (hanya perwujudan/penjelmaan, bukan aslinya)
3. Orang yg sedang terkena sihir atau gangguan jin (kerasukan, sentuhan/tempelan)
4. Indigo/ Orang yg berkhodam jin karena pusaka, jin warisan leluhur atau karena melakukan ritual baik yang sesat seperti dukun ataupun yg seolah-olah islami yg sejatinya mendatangkan bantuan jin  pada dirinya baik disadari atau tidak.
5. Anak kecil biasanya di bawah umur 2 tahun (karena masih suci dari dosa2) atau anak kecil yang orangtuanya sedang diganggu jin/ sihir.
6. Orang sholeh (Ulama dll) yg melihat jin hanya SESEKALI dan BUKAN KEINGINAN dari yang bersangkutan dan BUKAN dengan wirid2 dan ritual

—  7 titik Kelemahan Syetan

1.   Tidak berdaya pada orang yang ikhlas

2.   Tidak berdaya pada orang yang tawakal

3.   Takut dan lari dari orang sholeh yang berakidah kokoh dan bertauhid murni (contoh takut dan lari dari Umar r.a)

4.   Tidak dapat menyerupai Nabi Muhammad SAW

5.   Tidak kuasa pada sesuatu yang sudah dibacakan basmalah (tutup pintu, tutup makanan, memulai aktifitas : makan, minum, naik kendaraan, buka baju, tidur dll)

6.   Lari terbirit2 saat mendengar adzan dan iqomah

7.   Terusir bahkan terbakar dengan ayat2 al qur’an dan/ atau do’a2 perlindungan (Al Baqarah, Ayat Kursi, surat pendek 3 Qul/ Al ikhlas, Al Falaq, An Naas, Ta’awudz)


_*JENIS-JENIS TIPU DAYA IBLIS (TALBIS IBLIS):*_

1. Mengajak pada kekafiran dan kesyirikan

2. Menjerat dalam keBID’AHAN (menyepelekan dan meninggalkan sunnah),

3. Menyeret pada dosa-dosa besar

4. Menjerumuskan dalam dosa-dosa kecil

5. Menyibukan manusia pada amalan2 yang mubah (main HP dll)

6. Menjebak manusia agar mementingkan amalan yang kurang  utama sehingga meninggalkan yang utama (sibuk pada yang sunnah, lupa pada yang wajib). Contoh : sibuk pengajian/sholawatan sampai malam, akhirnya kebablasan sholat shubuh, atau sibuk mencari nafkah, lupa sholat 5 waktu.

7. Syetan memusuhi secara terang-terangan.

_*AGAR SELAMAT DARI TIPU DAYA SYETAN :*_

1.) Dengan Ilmu Syar’i              

2.) Berlindung dan meminta pertolongan kepada Allah

3) Senantiasa dzikir dan doa     

4.) Menjauhi Sarana yang mengantarkan pada Syetan

_*SYETAN LEBIH TAKUT PADAORANG SHOLEHAHLI AGAMA(BERILMU)DARIPADA AHLI IBADAH*_

Karena Ahli Ibadah MUDAH dan bisa digoda dan ditipu bahkan dirayu oleh syetan.

*7 TEMPAT FAVORIT JIN/SYETAN DI TUBUH MANUSIA :*

Jin merupakan salah satu makhluk ghaib ciptaan Allah yang tidak bisa dilihat oleh manusia.
Namun memiliki kemampuan untuk melihat dan ahli menggoda manusia, bahkan dapat menyusup dalam tubuh melalui aliran darah.
Selanjutnya aliran darah tsb mengalir hingga ke otak dan seluruh tubuh hingga dengan mudahnya menjerumuskan manusia pada kemaksiatan.

Ada 7 bagian tubuh manusia yang juga menjadi tempat kesukaan jin.
Oleh sebab itu kita diwajibkan untuk membersihkannya, yakni :

1. Lubang mulut manusia.
jin akan berusaha masuk ke lubang mulut manusia saat sedang menguap.
Oleh sebab itu saat sedang menguap, kita dianjurkan untuk menutup mulut dan membaca ta'awwuz (A'uzubillahi minasyaitanirrajim) Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Said bahwa Rasulullah bersabda,
"Apabila seseorang dari kalian menguap, letakkanlah tangannya pada mulutnya (tutuplah), karena setan akan masuk bersama dengan orang yang menguap"
(HR. Muslim)

2. Dibawah kuku manusia.
Makanya kita dianjurkan untuk rutin memotong kuku, sunnahnya hari jum'at.
Karena jin dan setan mengikat manusia melalui kuku-kuku yang panjang. Sebagaimana disebutkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda,
"Potonglah (perpendek) kuku-kukumu. Sesungguhnya setan mengikat (melalui) kuku-kuku yang panjang." (HR. Ahmad)

3. Lubang hidung manusia.
Saat manusia tidur, ternyata jin juga ikut menginap di batang hidung manusia. Karenanya saat bangun tidur, kita dianjurkan untuk membasuh lubang hidung sebanyak tiga kali.
Rasulullah bersabda, "Apabila salah seorang di antara engkau bangun tidur, hendaklah memasukan (istinsaq) dan mengeluarkan air dari hidung (istintsar) tiga kali, karena setan itu menginap di batang hidungnya." (H.R. Muslim).

4. Lubang telinga manusia.
Bukan sekedar sembunyi di telinga manusia, namun ternyata ketika seorang manusia tertidur hingga pagi tanpa mengerjakan shalat malam maka berarti telinganya itu telah dikencingi oleh jin.
Sebagaimana diceritakan dari Abdullah bahwa Di sisi Nabi bahwa ada seorang laki-laki yang selalu tidur sampai pagi tanpa mengerjakan shalat (malam). Lalu beliau bersabda, "Setan telah kencing di telinganya".
(H.R. Muslim)

5. Urat darah manusia.
Sebagaimana telah disebutkan bahwa jin atau setan menyusup ke dalam tubuh manusia melalui aliran darah manusia tersebut. Kemudian dari aliran darah itulah jin berusaha memperdaya manusia.
Hal ini dijelaskan oleh Shafiyyah binti Huyay bahwa Rasulullah bersabda,
"Sesungguhnya setan itu berjalan dalam tubuh anak Adam melalui peredaran darah dalam tubuhnya."
(H.R. Muslim)

6. Lubang pusar manusia.
Lubang pusar merupakan tempat yang kotor krn tidak banyak orang yang membersihkannya, sedang jin dan setan sangat menyukai tempat-tempat yang kotor.
Bahkan saat seseorang diruqiyah diketahui bahwa kebanyakan jin bersembunyi dan tinggal di bagian lubang pusar manusia. Meski demikian kita tidak dianjurkan untuk membersihkan lubang pusar hingga mengorek2nya, membersihkannya cukup dengan menyekanya secara lembut dengan air atau dengan kapas.

7. Lubang kemaluan manusia.
Setan dan jin akan menambah rasa nikmat saat seseorang sedang berzina dengan cara menstimulir syaraf kemaluan.
Oleh sebab itulah dianjurkan untuk menjaga kebersihan organ intim baik pada pria maupun wanita dan berdo'a : "Allahumma janibna bisyaitan, wajanibna syaitan wamarazaqtana waqinna 'azabannar" hanya dg pasangan yg halal, bila tidak baca doa syaitan ikut saham yg kelak melahirkan keturunan yg berprilaku syetan.

Karena itu kita dianjurkan untuk mengikuti sunnah Rasulullah yaitu dengan mencukur rambut kemaluan, memendekkan kumis, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak.
Sebab selain menjadikan tubuh lebih bersih dan sehat, kita juga dapat menghalangi jin untuk bersembunyi di bagian tersebut.

permusuhan Iblis terhadap manusia. Lalu, bagaimana Iblis menggoda lebih dari satu orang dalam satu waktu padahal mereka tidak beranak dan tidak menikah?
Setan itu sangat banyak, setan bukan satu. Allah سبحانه و تعالى berfirman mengenainya,

"Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripadaKu, sedang mereka adalah musuhmu." (Al-Kahfi: 50).

Setiap manusia mempunyai teman dari setan yang memerintahkan kekejian dan kemungkaran kepadanya. Tetapi siapa yang dilindungi oleh Allah darinya maka ia terlindungi, berkat keperkasaan Allah. Oleh karena itu, wahai penanya, jauhilah segala yang diperintahkan setan kepadamu. Karena Allah سبحانه و تعالى berfirman,

"Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala." (Fathir: 6).

Jika kamu bertanya, "Apakah ajakan setan itu?" Kami jawab, "Mereka menyeru kepada kekejian dan kemungkaran, berdasarkan firman Allah سبحانه و تعالى,

"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripadaNya dan karunia." (Al-Baqarah: 268).

Dan firmanNya,

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barangsiapa mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan mungkar." (An-Nur: 21).

Segala sesuatu yang kamu lihat bahwa jiwamu mencarinya, padahal hal itu diharamkan Allah سبحانه و تعالى, maka itu adalah perintah setan. Maka, kamu harus menjauhinya. Karena ini perintah musuhmu, dan musuhmu tidak memerintahkanmu kepada suatu yang mengandung kebaikan untukmu.

By : Ustadzah Nimas
Edisi : Selasa, 21 februari 2017

No comments:

Post a Comment