GAUL DALAM ISLAM - FKDI Indonesia

Thursday, February 23, 2017

GAUL DALAM ISLAM


*GAUL DALAM ISLAM*

_*Saudaraku Pemuda Sejati, meski jomblo tetap syar’i*_
dimana saja kamu berada, kita tentu udah nggak asing lagi nih dengan istilah *gaul*, tren yang udah membumi di lingkungan masyarakat, terlebih para _ABG_. Dari mulai model baju, celana ketat, rok mini, tanktop, sampe buku-buku dan majalah nggak ketinggalan ngebahas tren *gaul*.

Ada yang bilang, *gaul*itu punya banyak temen dan punya banyak wawasan. Di mana-mana ia dikenal. Banyak yang nelponin, banyak yang ngajakin hang-out bareng, banyak yang naksir, banyak juga yang iseng gangguin. Pokoknya, layaknya superstar lah, ia dikenal di manapun berada.

Kemudian Ada juga yang bilang, *gaul* itu ngikutin perkembangan zaman. Wah Pokoknya, orang bisa dikatakan gaul jika ia bisa ngikutin terus perkembangan zaman paling modern saat ini. Apa yang modern pasti diikutin.

Dari bacaan modern yang ngebahas perselingkuhan artis, sampai film modern yang mengumbar nafsu dan kekerasan. Dari mulai celana gombrong di bawah mata kaki sampai celana ketat yang kesannya kayak telanjang. Dari baju kebesaran yang berumbai di mana-mana sampai kaos kekecilan model adik bayi. Semuanya diikutin. Namanya aja ngikutin tren modern!

_Waduh nyusahin banget yah, kalau gaul kayak begitu_?

Ada lagi yang memaknai *gaul* sebagai kebiasaan belanja di moll, nongkrong di kafe, jago sms-an, jago pencet HP, dan sebagainya.

_*apa cuma sebatas itu aja definisi gaul ?*_

Nah sobat muda, mari kita tengok *gaul* yang sebenarnya.

Dalam Islam sendiri, *gaul* berarti punya prinsip. Kan nggak lucu banget, kalo kita ngaku *gaul* tapi ke mana-mana cuma ikut-ikutan tanpa dasar alias moto copy. Nah, untuk itu kita kudu nyari tau prinsip tersebut.

_Sebagai seorang muslim_ kita mempunyai cara *gaul* yakni Dekati dan akrabi Ilmu Agama, khususnya _Al-Qur’an dan As-Sunnah dan jumhur para ulama_.

Pramuka aja punya prinsip _Satyaku kudharmakan, dharmaku kubaktikan_, masa' sih kita sebagai seorang muslim yang merupakan ummat terbaik malah nggak punya prinsip.

_Tentunya Malu dong!!!_

Lantas apa prinsip kita sebagai Muslim? Ada yang bilang _*Hidup mulia atau mati syahid!*_


Selain itu, pribadi muslim yang *gaul* tercermin dalam _tujuh sifat_.

_*1.Salimul Aqidah (aqidah yang bersih)*_

*sobat muda, Salimul aqidah* merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Alloh . Dengan ikatan yang kuat itu kita nggak akan nyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuan-Nya.

Dengan kebersihan dan kemantapan aqidah, seorang Muslim akan menyerahkan segala perbuatannya kepada Alloh ta’ala

_Sebagaimana dalam firman-Nya_

"Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku, semua bagi Alloh tuhan semesta alam"(QS. Al An'am:162).

Karena aqidah yang salim merupakan sesuatu yang amat penting, maka pada awal da'wahnya kepada para sahabat di Mekkah, Rosululloh mengutamakan pembinaan aqidah, iman dan taukhid.

Kita bisa tau hal tersebut Tentunya dengan membaca buku-buku Islami dengan pembimbing para Guru dan kajian-kajian yang bermanfaat.

Nah, jadi sobat Muda, kalo kalian emang ngebet banget pingin disebut manusia *gaul* bersihkan tuh aqidahmu. Jangan melulu membersihkan wajah berjerawat! *Oke sobat?*

_*2.Sahihul Ibadah (ibadah yang benar)*_

*Sobat muda* _*Shahihul ibadah*_ merupakan salah satu perintah Rosululloh yang penting. _Dalam satu hadits, beliau bersabda:_ "Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat". Dari ungkapan ini kita bisa nyimpulin nih, bahwa dalam melaksanakan setiap peribadatan haruslah merujuk kepada sunnah Rasul dan Jumhur para ulama.

_*3.Matinul Khuluq (akhlaq yang kokoh)*_

*Sobat muda, Matinul khuluq* merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, khususnya kita nih sebagai generasi muda. Sifat tersebut harus ada baik dalam hubungannya kepada Alloh ta’ala maupun dengan makhluk-makhluk-Nya.

Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia maupun di akhirat.

_*Pingin kan ngerasain bahagia dunia-akhirat?*_ Jelaslah.. Nah, karena begitu penting memiliki akhlak yang mulia bagi umat manusia, maka Rosululloh diutus untuk memperbaiki akhlak dan beliau sendiri telah mencontohkan kepada kita akhlaknya yang agung sehingga diabadikan oleh Alloh di dalam Al Qur'an

_*4.Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani)*_

_*Sobat muda, Qowiyyul jismi*_ merupakan satu sisi yang harus ada pada setiap Muslim, kita katakana lagi khususnya kita sebagai pemuda.

Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat. Shalat, puasa, zakat dan haji merupakan amalan di dalam Islam yang harus dilaksanakan dengan fisik yang sehat dan kuat. Apalagi berjihad di jalan Alloh ta’ala dan bentuk-bentuk perjuangan lainnya.

Yang intinya untuk mencari ridho Alloh ‘azza wa jalla
Oleh karena itu sobat muda, kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim dan pencegahan dari penyakit jauh lebih utama daripada pengobatan. Meskipun demikian, sakit tetap kita anggap sebagai sesuatu yang wajar bila hal itu kadang-kadang terjadi. Namun jangan sampai seorang muslim sakit-sakitan.

Karena kekuatan jasmani juga termasuk hal yang penting, _maka Rosululloh bersabda yang artinya:_ "Mukmin yang kuat lebih dicintai Alloh daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim),

Nah berarti dipoint ini berarti *Gaul* itu nggak mudah sakit-sakitan. *Setuju,!* karena itu sobat muda, Olah raga sebagai sesuatu yang Mubah bisa kita lalukan, sebagai sarana menyehatkan tubuh agar kita tetap kuat dalam menjalankan ketaatan kepada Alloh ‘azza wa jalla.

Tapi jangan sampai juga waktu kita habis hanya untuk olah raga, apalagi sampe lupa waktu.
Kemudian, masalah jasmani tentunya berkaitan juga dengan gaya hidup kita, _pasti kamu setuju dong..!?_ nah orang yang merokok tentunya jauh dari sehat jasmaninya, walaupun perokok kelihatan sehat tapi mereka sebenarnya kehilangan sebagian dari kehidupannya. Ko bisa gitu, jelasnya jika kita katakan kepadanya berhentilah merokok. _Otomatis mereka akan menjawab._. sulit sekali, kalau ngga ngerokok terasa hampa hidup ini.

Itulah sobat muda yang dimaksud dengan kehilangan sebagian kehidupannya, kerena ia ketergantungan oleh rokok. Apalagi minuman keras, *naudzubillah dech,* semoga kita dijaukan oleh Alloh ‘azza wa jalla dari hal tersebut. Amin

_*5.Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu)*_

*Sobat muda Mujahadatul linafsihi* merupakan salah satu kepribadian yang juga harus ada pada diri seorang muslim karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan.

Kesungguhan itu akan ada manakala seseorang berjuang dalam melawan hawa nafsu. Hawa nafsu yang ada pada setiap diri manusia harus diupayakan tunduk pada ajaran Islam.

Jadi *sobat muda* orang yang *gaul* tidak akan bernafsu untuk memiliki ini dan itu, atau mengikuti hal ini dan itu. Jika ada seorang yang berpacaran tentunya kita sebagai seorang Muslim yang *Gaul* harus berprinsif bahwa pacaran adalah hal yang diharamkan dalam Islam, dan tidak mudah mengikuti orang yang melakukan hal tersebut.

Apalagi dizaman sekarang Muncul Istilah _Pacaran Islami_ padahal pacaran sebelum menikah adalah perbuatan maksiat, masa perbuatan maksiat jadi Islami. Kalau gitu sekalian aja ada Mencuri Islami dan Meminum khomr Islami, kelewatan banget dong kalau gitu.

_*6.Harishun Ala Waqtihi (pandai menjaga waktu)*_

*Sobat muda Harishun ala waqtihi* merupakan faktor penting bagi manusia. Hal tersebut karena waktu mendapat perhatian yang begitu besar dari Alloh ta’ala dan Rasul-Nya.

Alloh banyak bersumpah di dalam Al Qur'an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal 'asri, wallaili dan seterusnya.
Alloh memberikan waktu kepada manusia dalam jumlah yang sama, yakni 24 jam sehari semalam.

Dari waktu yang 24 jam itu, ada manusia yang beruntung dan tak sedikit manusia yang rugi. Karena itu tepat sebuah semboyan yang menyatakan: _"Lebih baik kehilangan jam daripada kehilangan waktu"._*Waktu* merupakan sesuatu yang cepat berlalu dan tidak akan pernah kembali lagi.

_*7.Nafi'un Lighoirihi (bermanfaat bagi orang lain)*_

*Sobat muda, Nafi'un lighoirihi* merupakan sebuah tuntutan kepada setiap muslim. Manfaat yang dimaksud tentu saja manfaat yang baik sehingga dimanapun dia berada. Sehingga orang merasakan keberadaannya dan merasa kehilangan ketika ia tidak ada.

Ini berarti setiap muslim itu harus selalu berfikir, mempersiapkan dirinya dan berupaya semaksimal untuk bisa bermanfaat dan mengambil peran yang baik dalam masyarakatnya. _Dalam kaitan ini, Rosululloh sholollohu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya:"_Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain"(HR. Qudhy dari Jabir).

_*Saudaraku Pemudi sejati, meski jomblo tetap syar’i*_
Yang insyaallah wanita sholekah yang bakti sama suami dan ilahi robbi dan menjadi bidadari tercantik di surgawi

mungkin itulah gambaran gaul menurut Islam..nasehat saya bagi para wanita di group ini yg sudah mempunyai suami marilah kita taat pada suami kita dalam hal kebaikan..marilah kita terapkan kasih sayang dalam rumah tangga. Bagi yang belum berumah tangga saudariku mari kita perbaiki diri ini untuk menjadi wanita yg sholekah

_*Dalam sebuah hadist Rasullullah mengatakan*_..nikahilah seorang wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shalehah meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama.”

_Wanita yang akhlaknya buruk adalah untuk laki-laki yang akhlaknya buruk, dan laki-laki yang akhlaknya buruk untuk wanita yang akhlaknya buruk pula. Wanita yang baik-baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik-baik untuk wanita yang baik-baik pula._

_*Wahai saudariku muslimah*, wanita adalah kunci kebaikan suatu umat. Wanita bagaikan batu bata, ia adalah pembangun generasi manusia. Maka jika kaum wanita baik, maka baiklah suatu generasi. Namun sebaliknya, jika kaum wanita itu rusak, maka akan rusak pulalah generasi tersebut._

_Maka, engkaulah wahai saudariku… engkaulah pengemban amanah pembangun generasi umat ini. Jadilah engkau wanita muslimah yang sejati, wanita yang senantiasa menjaga kehormatannya. Yang menjunjung tinggi hak Rabb-nya. Yang setia menjalankan sunnah rasul-Nya._

_*Saudariku Wanita muslimah* laksana bunga yang menawan, wanita muslimah yang sholehah bagaikan sebuah perhiasan yang tiada ternilai harganya. Begitu indah, begitu berkilau dan menentramkan_

_Teramat banyak yang ingin meraih bunga tersebut…Namun tentunya…tak sembarang orang berhak meraihnya….menghirup sarinya…. hanya yang dia yang benar-benar terpilihlah…yang dapat memetiknya…meraih pesonanya_

_*Wanita muslimah* adalah ibarat permata yang sangat berharga. Dan islam menyuruh memperlakukan wanita sepeti permata yang sangat berharga.Yaitu permata yang tidak boleh disentuh oleh siapapun selain pemiliknya. Seandainya permata-permata itu berpindah tangan, niscaya ia akan kehilangan nilainya_

_*Saudariku Muslimah Sejati,*adalah mereka yang pandangan matanya selalu menunduk dan mampu Menundukan mata mata lelaki yang mencoba menaklukannya._

_*MARI SEMANGAT MENJADI WANITA SHOLEKAH AGAR KITA TERMASUK DALAM GOLONGAN pemuda yang gaul menurut islam*_

_Terimakasih dan Semoga bermanfaat_

by : Ustadz Yusuf
Edisi : Senin, 20 februari 2017

No comments:

Post a Comment