HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI - FKDI Indonesia

Sunday, November 27, 2016

HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI


*"HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI"*


♥ *Memberikan Mahar atau Maskawin*
Mahar merupakan suatu kewajiban yang harus diberikan oleh suami kepada istri, sebagaimana Allah SWT berfirman, “Berikanlah maskawin kepada wanita yang kau nikahi sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.” (QS. An-Nisa`: 4)

♥ *Memberi Nafkah*
Pemberian nafkah bersifat wajib bagi suami terhadap istrinya dan ayah terhadap anaknya. Pemberian nafkah meliputi keperluan hidup seperti makan, pakaian, tempat tinggal, kesehatan, dan pendidikan. Berikan istri makanan seperti yang suami makan, pakaian sebagus yang suami pakai, dan hal lain sesuai dengan kemampuan suami dan seperti yang suami bisa dapatkan.

Dikisahkan dari Hakim bin Mu’awiyah. Ayahnya menuturkan, “Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi Muhammad SAW tentang hak seorang istri dari suaminya. Nabi Muhammad SAW menjawab, _*“Kau harus memberinya makan jika kau mendapatkan makanan dan memberinya pakaian jika kau mendapatkan pakaian. Jangan memukul wajahnya dan jangan meninggalkan mereka kecuali ia berada di rumah.”*_ (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah)

♥ *Bergaul Dengan Istri Dengan Baik*
_*“Dan bergaullah dengan mereka (istri) secara patut...”*_ (QS. An-Nisa`: 19)
Dalam hidup berumah tangga hal yang harus diperhatikan seorang suami adalah bergaul sebaik mungkin dengan istrinya. Bergaul dengan penuh kasih sayang, pengertian, dan tanpa bersikap kasar atau zalim. Jika ada hal yang suami tidak sukai dari istrinya, hendaknya ia bersabar, karena banyak hal lain yang menyenangkan hatinya dan harus disyukuri dalam diri istrinya itu.
Abu Hurairah ra bercerita bahwa Rasulullah SAW bersabda, _*“Seorang mukmin tak boleh membenci seorang mukminah. Jika ada satu perangai yang tak disukainya maka ada perangai lain yang disukainya, atau ia akan berkata lain.”*_ (HR. Muslim dan Ahmad)

♥ *Mendidik Istri Dalam Hal Agama*
Mengajarkan Islam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari kepada istri adalah tanggung jawab suami. Pendidikan ini dilakukan oleh dirinya sendiri lewat keteladanan, dukungan, nasihat, rayuan, atau ajakan. Misalnya dengan menganjurkan istri untuk mengikuti halaqah dan pengajian bersama muslimah lain.

Allah memerintahkan agar istri dan keluarga benar-benar dididik dan diayomi, jangan sampai jatuh ke jurang kesesatan dan menjadi penghuni neraka, sebagaimana firman Allah ini. _*“Hai orang-orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka...”*_ (QS. At-Tahrim: 6)

♥ *Mendidik Istri Agar Akhlaknya Mulia*
Seorang suami hendaknya memperhatikan akhlak istrinya dan mendorongnya supaya berlaku sopan dan islami dalam pergaulan sehari-hari, baik di dalam rumah tangga maupun di masyarakat. Sebagai pendidik, suami harus memperlihatkan sikapnya yang baik untuk dicontoh oleh istrinya. Bagaimana mungkin seorang suami dapat mendidik istrinya tentang akhlak yang baik jika ia sendiri tak mempunyai akhlak yang mulia? Ingat, suami adalah pemimpin, dan pemimpin harus menunjukkan keteladanan yang baik kepada yang dipimpinnya.
_*“Seorang laki-laki itu menjadi pemimpin bagi keluarganya dan dia akan bertanggung jawab dengan apa yang dipimpinnya.”*_ (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Tirmidzi)

♥ *Suami Dilarang Membuka Rahasia Istrinya*
Seorang suami berkewajiban menjaga nama baik istrinya. Ia tak boleh menceritakan kepada orang lain aib dan kekurangan istrinya. Harus disadari bahwa membeberkan aib keluarga istri sama saja dengan membeberkan aib diri sendiri dalam suatu keluarga. Sama halnya dengan menepuk air didulang, akan kena muka sendiri. Bisa-bisa si suami yang dipersalahkan, karena dianggap tak mampu mendidik istrinya. Ini termasuk membuka rahasia urusan ranjangnya kepada orang lain.
Abdurrahman bin Sa’id berkata, _*“Aku mendengar Abu Sa’id Al-Khudri ra berkata, Rasulullah saw bersabda, ‘Sesungguhnya orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah SWT pada hari kiamat adalah suami yang menunaikan hajatnya kepada istrinya dan istri yang menunaikan hajat kepada suaminya, kemudian suami tesebut menceritakan rahasia istrinya’.”*_ (HR. Muslim)

♥ *Menjaga Istri Dengan Baik*
Ini termasuk menjaga istri dari segala sesuatu yang bisa menodai kehormatan dan harga dirinya.

♥ *Mendoakan Istri Selalu*
Hendaknya suami senantiasa berdoa kepada Allah agar istrinya dijadikan istri yang saleha.
_*“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami, dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”*_ (QS. AI-Furqan: 74)

Beberapa hak suami yang wajib diberikan oleh istri.

♥ *Dipatuhi Oleh Istri Dalam Kebaikan*
Seorang istri harus mematuhi suami selama suaminya itu tak mengajak berbuat maksiat, seperti berjudi, berzina, mencuri, menjual benda terlarang, dan lain-lainnya yang dilarang oleh agama. Malah istri harus berusaha mencegah suaminya supaya tak melakukan perbuatan maksiat itu. Atau, sekurang-kurangnya tak mengikuti perintah suaminya itu.

♥ *Dijaga Nama Baiknya Oleh Istri*
Nama baik suami harus dijaga oleh istri. Jangan sampai membeberkan aib atau kekurangan suami kepada orang lain, sebagaimana hak istri atas suaminya. Seorang istri harus menjaga harta suaminya, mengurus dan mendidik anaknya, dan semua yang berhubungan dengan rumah tangga. Sebagaimana suami, istri pun harus bertanggung jawab kepada pimpinannya, tak hanya kepada suaminya saja tapi juga kepada Allah.

♥ *Dimintai Izin Sebelum Melakukan Sesuatu, Khususnya Kegiatan Di Luar Rumah*
Seorang istri harus mendapat izin dari suaminya saat akan rnengadakan kegiatan, terutama kegiatan di luar rumah tangga, seperti bepergian, termasuk menghadiri majelis taklim. Bila kegiatan itu sesuai dengan tuntunan agama, in sya Allah suami tak akan keberatan.

♥ *Istri Menjaga Diri, Anak, Rumah, dan Harta Saat Suami Berpergian*
Bila suami bepergian, baik jauh maupun dekat maka istri harus dapat menjaga diri supaya tak timbul fitnah, seperti menerima tamu yang bukan mahramnya. Selain itu istri juga harus menjaga, merawat, mendidik anak dan menjaga harta suaminya.


Pemateri : Ustadz Arif Rahman Lubis
Edisi : Senin, 7 November 2016

No comments:

Post a Comment