WAKTU WAKTU UTAMA DALAM BERDOA - FKDI Indonesia

Friday, September 16, 2016

WAKTU WAKTU UTAMA DALAM BERDOA

๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๐Ÿ“š

*✨DOA DAN WAKTU WAKTU UTAMA DALAM BERDOA ✨*


Di balik sikap berserah diri manusia wajib berdoa dan berusaha saat memiliki tujuan atau rencana yang tengah ditargetkan. Dengan berdoa dan berusaha, setiap manusia akan melewati tantangan, rintangan yang pada akhirnya akan mendapatkan kebahagiaan.
Allah menegaskan di dalam Alquran surat Albaqarah ayat 186 tentang bentuk ikhtiar yang sangat dianjurkan; berdoa.


ูˆَุฅِุฐَุง ุณَุฃَู„َูƒَ ุนِุจَุงุฏِูŠ ุนَู†ِّูŠ ูَุฅِู†ِّูŠ ู‚َุฑِูŠุจٌ ۖ ุฃُุฌِูŠุจُ ุฏَุนْูˆَุฉَ ุงู„ุฏَّุงุนِ ุฅِุฐَุง ุฏَุนَุงู†ِ ۖ ูَู„ْูŠَุณْุชَุฌِูŠุจُูˆุง ู„ِูŠ ูˆَู„ْูŠُุคْู…ِู†ُูˆุง ุจِูŠ ู„َุนَู„َّู‡ُู…ْ ูŠَุฑْุดُุฏُูˆู†َ

๐Ÿ“–“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. ”
(QS. Albaqarah: 186)

๐Ÿ’ซAyat di atas menegaskan bahwa Allah swt. Berada sangat dekat dengan hamba-Nya dan menyaksikan sekaligus mengabulkan setiap permohonan doa dari hambanya yang shaleh.๐Ÿ’ซ

*Arti Doa*
➖➖➖➖
๐Ÿ”ธSecara harfiah, doa berarti memohon, doa pun identik dengan kata lain; dakwah.
๐Ÿ”ธSehingga doa bisa juga berarti mengajak atau mengundang agar datang. ๐Ÿ”ธDoa yang berarti permohonan mekanismenya melakukan permohonan langsung kepada Allah swt agar diberikan kebaikan, keberkahan, kemudahan, kesehatan dan jalan keluar dari kesulitan dan lain-lain.
๐Ÿ”ธSementara doa yang berarti mengundang hadir atau mengajak dilakukan dengan cara menghadirkan arti-arti sifat Allah swt. yang berjumlah 99 (asmaul husna) di setiap perilaku kita sehari-hari. Hal ini dijelaskan dalam Alquran, surat Al-A’raf: 180.

ูˆَู„ِู„َّู‡ِ ุงู„ْุฃَุณْู…َุงุกُ ุงู„ْุญُุณْู†َู‰ٰ ูَุงุฏْุนُูˆู‡ُ ุจِู‡َุง ۖ ูˆَุฐَุฑُูˆุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูŠُู„ْุญِุฏُูˆู†َ ูِูŠ ุฃَุณْู…َุงุฆِู‡ِ ۚ ุณَูŠُุฌْุฒَูˆْู†َ ู…َุง ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠَุนْู…َู„ُูˆู†َ

๐Ÿ“–"Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan." (QS. Al-A’raf: 180)

*Kekuatan Doa*
➖➖➖➖➖➖
Doa yang dilakukan dengan baik dan benar maka pemohonnya akan memiliki kekuatan serta daya ubah yang sangat luar biasa. *Maka setiap doa yang baik akan senantiasa dikabulkan*.

✍๐ŸปDoa terbagi menjadi 3 pengabulan, antara lain;
✔Doa seorang hamba akan langsung dikabulkan oleh Allah
✔Doa akan ditunda oleh Allah yang kemudian akan Allah kabulkan di lain waktu atau nanti di Akherat,
✔Doa akan diganti oleh Allah swt. dengan hal lain yang menurut Allah lebih baik semisal; terhindar dari bencana (karena sesuatu yang menurut manusia baik belum tentu baik bagi Allah swt).

*Berdoa Di Waktu Yang Tepat*
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Diantara usaha yang bisa kita upayakan agar doa kita dikabulkan oleh Allah Ta’ala adalah dengan memanfaatkan waktu-waktu tertentu yang dijanjikan oleh Allah bahwa doa ketika waktu-waktu tersebut dikabulkan. Diantara waktu-waktu tersebut adalah:

1⃣. Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir
Allah Ta’ala mencintai hamba-Nya yang berdoa disepertiga malam yang terakhir. Allah Ta’ala berfirman tentang ciri-ciri orang yang bertaqwa, salah satunya:

ูˆَุจِุงู„ْุฃَุณْุญَุงุฑِ ู‡ُู…ْ ูŠَุณْุชَุบْูِุฑُูˆู†

๐Ÿ“–“Ketika waktu sahur (akhir-akhir malam), mereka berdoa memohon ampunan”
(QS. Adz Dzariyat: 18)

๐Ÿ’ซSepertiga malam yang paling akhir adalah waktu yang penuh berkah, sebab pada saat itu Rabb kita Subhanahu Wa Ta’ala turun ke langit dunia dan mengabulkan setiap doa hamba-Nya yang berdoa ketika itu.๐Ÿ’ซ
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

ูŠู†ุฒู„ ุฑุจู†ุง ุชุจุงุฑูƒ ูˆุชุนุงู„ู‰ ูƒู„ ู„ูŠู„ุฉ ุฅู„ู‰ ุงู„ุณู…ุงุก ุงู„ุฏู†ูŠุง ، ุญูŠู† ูŠุจู‚ู‰ ุซู„ุซ ุงู„ู„ูŠู„ ุงู„ุขุฎุฑ، ูŠู‚ูˆู„ : ู…ู† ูŠุฏุนูˆู†ูŠ ูุฃุณุชุฌูŠุจ ู„ู‡ ، ู…ู† ูŠุณุฃู„ู†ูŠ ูุฃุนุทูŠู‡ ، ู…ู† ูŠุณุชุบูุฑู†ูŠ ูุฃุบูุฑ ู„ู‡

๐Ÿ“–“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: ‘Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni‘”
(HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758)

2⃣. Ketika berbuka puasa
Waktu berbuka puasa pun merupakan waktu yang penuh keberkahan, karena diwaktu ini manusia merasakan salah satu kebahagiaan ibadah puasa, yaitu diperbolehkannya makan dan minum setelah seharian menahannya, sebagaimana hadits:

ู„ู„ุตุงุฆู… ูุฑุญุชุงู† : ูุฑุญุฉ ุนู†ุฏ ูุทุฑู‡ ูˆ ูุฑุญุฉ ุนู†ุฏ ู„ู‚ุงุก ุฑุจู‡

๐Ÿ“–“Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak”
(HR. Muslim, no.1151)

3⃣. Ketika malam lailatul qadar
Malam lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al Qur’an. Malam ini lebih utama dari 1000 bulan. Sebagaimana firmanAllah Ta’ala:

ู„َูŠْู„َุฉُ ุงู„ْู‚َุฏْุฑِ ุฎَูŠْุฑٌ ู…ِู†ْ ุฃَู„ْูِ ุดَู‡ْุฑٍ

๐Ÿ“–“Malam Lailatul Qadr lebih baik dari 1000 bulan” (QS. Al Qadr: 3)

๐Ÿ’ซPada malam ini dianjurkan memperbanyak ibadah termasuk memperbanyak doa. ๐Ÿ’ซ

4⃣. Ketika adzan berkumandang
Selain dianjurkan untuk menjawab adzan dengan lafazh yang sama, saat adzan dikumandangkan pun termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ุซู†ุชุงู† ู„ุง ุชุฑุฏุงู† ุฃูˆ ู‚ู„ู…ุง ุชุฑุฏุงู† ุงู„ุฏุนุงุก ุนู†ุฏ ุงู„ู†ุฏุงุก ูˆุนู†ุฏ ุงู„ุจุฃุณ ุญูŠู† ูŠู„ุญู… ุจุนุถู‡ู… ุจุนุถุง

๐Ÿ“–“Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang”
(HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: “Hasan Shahih”)

5⃣. Di antara adzan dan iqamah
Waktu jeda antara adzan dan iqamah adalah juga merupakan waktu yang dianjurkan untuk berdoa, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

ุงู„ุฏุนุงุก ู„ุง ูŠุฑุฏ ุจูŠู† ุงู„ุฃุฐุงู† ูˆุงู„ุฅู‚ุงู…ุฉ

๐Ÿ“–“Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak”
(HR. Tirmidzi, 212, ia berkata: “Hasan Shahih”)

6⃣. Ketika sedang sujud dalam shalat
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ุฃู‚ุฑุจ ู…ุง ูŠูƒูˆู† ุงู„ุนุจุฏ ู…ู† ุฑุจู‡ ูˆู‡ูˆ ุณุงุฌุฏ . ูุฃูƒุซุฑูˆุง ุงู„ุฏุนุง

๐Ÿ“–“Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu”
(HR. Muslim, no.482)

7⃣. Ketika sebelum salam pada shalat wajib
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ู‚ูŠู„ ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฃูŠ ุงู„ุฏุนุงุก ุฃุณู…ุน ู‚ุงู„ ุฌูˆู ุงู„ู„ูŠู„ ุงู„ุขุฎุฑ ูˆุฏุจุฑ ุงู„ุตู„ูˆุงุช ุงู„ู…ูƒุชูˆุจุงุช

๐Ÿ“–“Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah, kapan doa kita didengar oleh Allah? Beliau bersabda: “Diakhir malam dan diakhir shalat wajib”
(HR. Tirmidzi, 3499)

8⃣. Di hari Jum’at
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

ุฃู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฐูƒุฑ ูŠูˆู… ุงู„ุฌู…ุนุฉ ، ูู‚ุงู„ : ููŠู‡ ุณุงุนุฉ ، ู„ุง ูŠูˆุงูู‚ู‡ุง ุนุจุฏ ู…ุณู„ู… ، ูˆู‡ูˆ ู‚ุงุฆู… ูŠุตู„ูŠ ، ูŠุณุฃู„ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุดูŠุฆุง ، ุฅู„ุง ุฃุนุทุงู‡ ุฅูŠุงู‡ . ูˆุฃุดุงุฑ ุจูŠุฏู‡ ูŠู‚ู„ู„ู‡ุง

๐Ÿ“–“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliau bersabda: ‘Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut”
(HR. Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu Hurairah Radhiallahu’anhu)

9⃣. Ketika turun hujan
Hujan adalah nikmat Allah Ta’ala. Oleh karena itu tidak boleh mencelanya. Sebagian orang merasa jengkel dengan turunnya hujan, padahal yang menurunkan hujan tidak lain adalah Allah Ta’ala. Oleh karena itu, daripada tenggelam dalam rasa jengkel lebih baik memanfaatkan waktu hujan untuk berdoa memohon apa yang diinginkan kepada Allah Ta’ala

ุซู†ุชุงู† ู…ุง ุชุฑุฏุงู† : ุงู„ุฏุนุงุก ุนู†ุฏ ุงู„ู†ุฏุงุก ، ูˆ ุชุญุช ุงู„ู…ุทุฑ

๐Ÿ“–“Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun”
(HR Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami’, 3078)

๐Ÿ”Ÿ. Ketika Hari Arafah
Hari Arafah adalah hari ketika para jama’ah haji melakukan wukuf di Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari tersebut dianjurkan memperbanyak doa, baik bagi jama’ah haji maupun bagi seluruh kaum muslimin yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Sebab Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ุฎูŠุฑ ุงู„ุฏุนุงุก ุฏุนุงุก ูŠูˆู… ุนุฑูุฉ

๐Ÿ“–“Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah”
(HR. At Tirmidzi, 3585. Di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)

1⃣1⃣. Ketika Meminum Air Zam-zam
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ู…ุงุก ุฒู…ุฒู… ู„ู…ุง ุดุฑุจ ู„ู‡

๐Ÿ“–“Khasiat Air Zam-zam itu sesuai niat peminumnya” (HR. Ibnu Majah, 2/1018.)

Demikian uraian mengenai waktu-waktu yang paling dianjurkan untuk berdoa. Mudah-mudahan Allah Ta’ala mengabulkan doa-doa kita dan menerima amal ibadah kita.

Wallahua'lam bish showab

By : Ustadz Rully Wiharnoto El Hamasyi
Edisi : Jum'at , 16 September 2016

๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๐Ÿ“š๐Ÿ–‹๐Ÿ“š

No comments:

Post a Comment